Resep Sederhana Membuat Puding Pelangi Nikmat dan Cantik

Anda sudah pasti pernah mendengar rainbow cake, salah satu jenis kue yang sedang populer sekarang, selain karena rasa, warna yang beragam membuatnya sangat menarik perhatian dan mengundang selera. Mungkin dari situ, resep puding pelangi (rainbow) dikreasikan oleh para penikmat puding.

Sebenarnya ada banyak jenik kue yang berlabel rainbow atau pelangi, salah satunya adalah puding pelangi. DIantara beberapa kue pelangi tersebut, membuat puding pelangi adalah yang termurah karena hanya membutuhkan agar-agar bubuk, gula, dan pewarna makanan sebagai bahan utama puding pelangi.

Namun, untuk membuat puding pelangi, dibutuhkan kesabaran karena harus menunggu lapisan demi lapisan kering agar kita bisa menuangkan puding berwarna lain di atasnya, sama seperti cara membuat puding lapis warna-warni. Tapi jangan khawatir, puding pelangi akan memmbuat anda merasa puas setelah anda berhasil membuatnya. Kini waktunya kita praktek membuat puding pelangi. Berikut ini resepnya;

resep membuat puding pelangi
Puding pelangi, mengundang selera
Bahan-bahan yang dibutuhkan:

Bahan A.
  • 900 ml air
  • 1 bungkus agar agar super
  • 100-120 gram gula pasir atau sesuai selera
  • 3 lembar daun pandan

Bahan B.
  • 900 ml susu cair
  • 1 bungkus agar agar super
  • 100-120 gram gula pasir
  • 1/2 sdt vanila
  • pewarna makanan 4 warna atau sesuai selera

Cara Membuat :
  1. Masak semua bahan A dan B dalam panci terpisah bersamaan, aduk rata sampai gula larut dan mendidih, lalu kecilkan api sampai yang paling kecil.
  2. Basahi cetakan agar2 dengan air matang agar puding pelangi mudah lepas dari cetakan.
  3. Tuang ke dalam gelas ukur adonan A lalu ukur sebanyak 225ml, tambahkan pewarna makanan , aduk rata lalu tuang ke dalam cetakan.
  4. Setelah agak mengeras lalu ambil adonan B sebanyak 225ml juga tambahkan pewarna makanan yang sama dengan lapisan pertama, aduk rata, tuang perlahan dengan bantuan punggung sendok.
  5. Ulangi langkah-langkah diatas sampai adonan habis.
  6. Setelah uap panasnya hilang, masukkan kedalam lemari es, dan sajikan dingin.

Selamat menikmati puding pelangi sesuai kreasi anda | Sumber : dapurdida.blogspot.com

Tips Mengkonsumsi Telur dengan Sehat

Telur banyak memiliki manfaat, seperti beberapa artikel sebelumnya. Karena mengandung zat gizi yang kaya, telur sangat cocok menjadi bahan makanan yang tak boleh hilang dari dapur anda di rumah, selain karena kandungan gizinya, secara teknis telur selalu menjadi makanan alternatif membutuhkan makanan cepat saji karena malah mengolah makanan yang lebih berat.

Kandungan nutrisi dalam telur terdiri dari 15% protein, 10% lemak, dan 1% dari garam mineral serta vitamin, sedangkan 74% air. Karena mengandung banyak protein yang baik dan bergizi. Protein yang dikandung telur, mampu memenuhi kebutuhan protein dengan nilai biologis tinggi dalam proses pertumbuhan sel tubuh dan otak.

Selain protein, telur pun mengandung lemak dalam kadar yang ideal. Kandungan butir-butir lemaknya banyak terdapat dalam kuning telur, dan sudah dalam keadaan emulsi sehingga lebih mudah dicerna. Telur juga mengandung beberapa jenis zat mineral antara lain kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, potasium (kalium), sodium (natrium), zinc, dan aneka vitamin, khususnya vitamin A, B1, B2, B3, B6, B12, biotin, dan vitamin D.

Tips Mengkonsumsi Telur dengan Sehat
Tips Mengkonsumsi Telur dengan Sehat
Setiap harinya, seorang anak balita memerlukan sekitar 15 gram protein hewani. Kebutuhan ini dapat dipenuhi oleh dua butir telur ayam perhari. Ibu hamil dan menyusui memerlukan protein hewani sebanyak 30 gram per hari. Kebutuhan ini dapat dipenuhi dengan mengonsumsi kurang lebih empat butir telur ayam per hari. Hal lain yang tidak kalah mencengangkan, menurut para ahli gizi, telur pun termasuk satu dari dua sumber protein dengan kualitas prima selain air susu ibu (ASI).

Nah, untuk mendapatkan kekayaan manfaat telur, kita perlu memperhatikan kondisi telur tersebut sehingga awet dan tidak terkontaminasi bakteri yang akhirnya malah menggangu kesehatan anda dan keluarga, berikut ini adalah tips agar telur anda sehat dan baik untuk dikonsumsi;



Tips #1. Memilih Telur Yang Baik

Saat ini di pasaran tersedia telur yang sudah di-pasteurisasi. Ini berarti telur tersebut dipanaskan dalam suhu tinggi secara cepat sehingga bakteri salmonela yang mungkin mengontaminasi sudah dihilangkan.

Teknik pasteurisasi adalah sebuah proses pemanasan makanan dengan tujuan membunuh organisme merugikan seperti bakteri, virus, protozoa, kapang, dan khamir. Tidak seperti sterilisasi, pasteurisasi tidak dimaksudkan untuk membunuh seluruh mikroorganisme di makanan. Pasteurisasi bertujuan untuk mencapai “pengurangan log” dalam jumlah organisme, mengurangi jumlah mereka sehingga tidak lagi bisa menyebabkan penyakit (dengan syarat produk yang telah dipasteurisasi didinginkan dan digunakan sebelum tanggal kedaluwarsa).

Jenis telur ini dapat dipilih jika Anda khawatir dengan kontaminasi bakteri.


Bila akan menggunakan telur ayam biasa, pilihlah telur yang segar dan kulitnya utuh atau tidak retak.


Ada beberapa tips untuk membedakan telur rusak dengan telur layak pakai :
  • Pecahkan telur yang akan diolah, kemudian lihat bagian putih telur. Telur layak makan memiliki warna putih, tetapi bila warnanya berubah merah jambu, telur sudah rusak.
  • Telur bagus mengeluarkan bau yang khas sementara bau telur yang sudah rusak cenderung tidak sedap karena sudah dipenuhi bakteri.
  • Pegang telur, lalu timbang-timbang dengan tangan. Bila terasa berat, telur tandanya sudah rusak.
  • Letakkan telur di atas meja. Putar dengan tangan, bila telur tidak bisa berputar sempurna, tandanya telur sudah rusak.



Tips #2. Cara Menyimpan Telur


Tempat yang paling baik untuk menyimpan telur adalah di dalam kulkas. Ini karena bakteri salmonela, yang berasal dari kotoran ayam, berkembang biak dengan cepat pada suhu ruangan. Setelah anda membeli telur segera simpan dalam kulkas dengan suhu yang tepat.


Sebelum menyimpan telur dalam kulkas, cuci telur dalam air mengalir agar kotoran dan bakteri yang menempel tidak ikut mencemari makanan di kulkas.cara terbaik untuk menyimpan telur di kulkas adalah di karton atau bungkus telur. Simpanlah dalam bagian terdingin dari kulkas Anda dan ini berarti bukan di bagian pintu. Suhu terbaik untuk penyimpanan adalah di bawah lima derajat celsius. Cara penyimpanan ini dilansir oleh Departemen Pertanian Amerika.


Waktu penyimpanan terbaik untuk telur mentah maksimal adalah tiga sampai lima minggu.



Tips #3. Cara Benar Mengolah Telur


Telur segar bisa saja mengandung bakteri Salmonella Enteritidis. Infeksi Salmonella dapat berakibat fatal kepada bayi, balita, ibu hamil dan kandungannya serta orang lanjut usia. Hal ini disebabkan karena kekebalan tubuh mereka yang menurun.


Penyakit yang disebabkan oleh Salmonella disebut salmonellosis. Ciri-ciri orang yang mengalami salmonellosis adalah diare, keram perut, dan demam dalam waktu 8-72 jam setelah memakan makanan yang terkontaminasi oleh Salmonella. Gejala lainnya adalah demam, sakit kepala, mual dan muntah-muntah.


Oleh karena itu, pastikan telur yang dikonsumsi sudah dimasak dengan matang.Segera konsumsi telur selagi hangat. Telur yang sudah dibiarkan terlalu lama bisa kehilangan sebagian zat gizinya.


Rating: <span itemprop="rating">4.5</span>
Description: <span itemprop="description">Tips Mengkonsumsi Telur dengan Sehat</span>
Reviewer: <span itemprop="reviewer">Anita Nurani</span> - Itemreviewed: <span itemprop="itemreviewed">Beberapa cara mensiasati atau mengkonsumsi telur yang baik </span>